Ruben Amorim Mengusir Rasmus Hojlund

ruben-amorim-mengusir-rasmus-hojlund

Ruben Amorim Mengusir Rasmus Hojlund. Manchester United kembali menjadi sorotan setelah kabar bahwa pelatih Ruben Amorim cenderung tidak memainkan Rasmus Højlund dalam beberapa laga pramusim, termasuk pertandingan melawan Genoa pada 9 Agustus 2025. Keputusan ini memicu spekulasi bahwa Højlund sedang “diusir” dari Old Trafford, terutama setelah kedatangan Benjamin Sesko dari RB Leipzig. Dengan bursa transfer masih terbuka, apakah Højlund benar-benar tidak lagi masuk rencana Amorim? Berikut ulasan singkatnya. BERITA LAINNYA

Siapa Itu Rasmus Højlund?
Rasmus Højlund adalah penyerang muda asal Denmark berusia 22 tahun yang bergabung dengan Manchester United dari Atalanta pada Agustus 2023 seharga £72 juta. Di musim debutnya, ia mencetak 16 gol di semua kompetisi, menunjukkan potensi sebagai ujung tombak masa depan United. Dengan tinggi 1,91 meter, Højlund dikenal karena kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan menyelesaikan peluang di kotak penalti. Ia juga punya 17 caps bersama timnas Denmark, dengan tujuh gol sejak debut pada 2022. Meski sempat dikritik karena inkonsistensi, Højlund tetap dianggap sebagai talenta besar yang butuh waktu untuk beradaptasi dengan tekanan di Premier League.

Kenapa Rasmus Højlund Tidak Dimainkan?
Ruben Amorim, yang mengambil alih Manchester United pada November 2024, tampaknya punya visi berbeda untuk lini depan tim. Dalam laga persahabatan melawan Genoa, Amorim memilih untuk tidak memainkan Højlund, bahkan sebagai cadangan, dan lebih memilih formasi tanpa striker murni atau memasang Matheus Cunha sebagai false nine. Keputusan ini datang setelah United merekrut Benjamin Sesko, yang dianggap lebih cocok dengan gaya permainan Amorim yang mengandalkan pressing tinggi dan fleksibilitas. Højlund, meski mencetak dua gol di tur pramusim, dikabarkan kurang cocok dengan sistem 3-4-3 Amorim karena keterbatasannya dalam membangun serangan. Beberapa laporan juga menyebut adanya ketegangan setelah Højlund jarang mendapat umpan dari rekan setim, membuatnya terisolasi di lapangan.

Apakah Rasmus Højlund Merasa Diusir?
Meski spekulasi tentang “pengusiran” Højlund mengemuka, pemain asal Denmark ini menunjukkan sikap profesional. Dalam wawancara setelah laga pramusim melawan Wolverhampton pada Juli 2025, Højlund menyatakan, “Saya masih muda dan ingin bertarung untuk tempat saya di tim.” Namun, keputusan Amorim untuk tidak memainkannya dalam beberapa laga penting memicu rumor bahwa United terbuka untuk menjualnya sebelum bursa transfer ditutup. Klub seperti Juventus dan Paris Saint-Germain dikabarkan tertarik, dengan United kemungkinan mematok harga £60 juta. Meski begitu, Højlund belum secara terbuka menyatakan ketidakpuasan, dan sikapnya menunjukkan ia masih ingin membuktikan diri di Old Trafford.

Kesimpulan: Ruben Amorim Mengusir Rasmus Hojlund
Keputusan Ruben Amorim untuk tidak memainkan Rasmus Højlund di beberapa laga pramusim menimbulkan tanda tanya besar tentang masa depan sang striker di Manchester United. Dengan kedatangan Sesko dan perubahan taktik Amorim, Højlund tampaknya kesulitan menemukan tempat di skuad utama. Meski begitu, sikap profesional Højlund dan potensinya yang masih besar membuat situasi ini belum final. Apakah ia akan bertahan dan membuktikan diri atau hengkang ke klub lain? Bursa transfer yang masih terbuka hingga akhir Agustus 2025 akan memberikan jawabannya, sementara fans United menanti langkah selanjutnya dari Amorim dan Højlund.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment