Benjamin Sesko Akan Menjadi Teror di Premier League

benjamin-sesko-akan-menjadi-teror-di-premier-league

Benjamin Sesko Akan Menjadi Teror di Premier League. Musim Premier League 2025/26 baru saja bergulir, dan sorotan tertuju pada Benjamin Sesko, striker anyar Manchester United yang direkrut dari RB Leipzig dengan biaya 76,5 juta euro pada Agustus 2025. Pemain Slovenia berusia 22 tahun ini langsung mencuri perhatian meski debutnya melawan Arsenal berakhir tanpa gol dalam kekalahan tipis 0-1. Dengan tinggi 1,95 meter, kecepatan luar biasa, dan insting mencetak gol, Sesko digadang-gadang bakal jadi ancaman besar bagi bek-bek Premier League. Pelatih United, Ruben Amorim, bahkan menyebutnya sebagai “bom yang siap meledak.” Artikel ini akan mengupas profil Sesko, perbandingannya dengan bintang lain, dan alasan mengapa ia berpotensi menjadi teror di liga paling kompetitif di dunia. BERITA LAINNYA

Siapa Itu Benjamin Sesko

Benjamin Sesko, lahir di Radeče, Slovenia, pada 31 Mei 2003, adalah penyerang tengah yang kini menjadi harapan baru Manchester United dan timnas Slovenia. Karirnya dimulai di NK Krsko, di mana ia mencetak 59 gol dalam 23 laga di level U-15. Pada 2019, ia bergabung dengan Red Bull Salzburg di usia 16 tahun, dipinjamkan ke FC Liefering, dan mencetak 22 gol dalam 44 laga di divisi dua Austria. Debutnya untuk tim utama Salzburg pada 2021 diikuti dengan tiga gelar Bundesliga Austria dan satu Piala Austria. Pada 2023, ia pindah ke RB Leipzig, mencetak 39 gol dalam 87 penampilan selama dua musim, termasuk 21 gol di musim 2024/25. Sesko juga menjadi pemain termuda yang debut untuk timnas Slovenia pada usia 18 tahun dan mencetak gol pertama pada Oktober 2021. Di Euro 2024, ia membantu Slovenia lolos ke babak 16 besar, menunjukkan potensinya di panggung besar.

Pesepak Bola Benjamin Sesko Itu Setara Siapa

Sesko sering dibandingkan dengan Erling Haaland karena kesamaan fisik, kecepatan, dan riwayat bermain di Salzburg. Keduanya memiliki tinggi hampir sama (Sesko 1,95 meter, Haaland 1,94 meter) dan gaya bermain yang mengandalkan kecepatan serta penyelesaian akhir. Namun, Sesko memiliki sentuhan teknis yang lebih halus, mirip dengan Zlatan Ibrahimovic, idolanya. Seperti Zlatan, Sesko mampu mengontrol bola di udara dengan akrobatik dan memiliki keberanian untuk mencoba tendangan dari jarak jauh—36,8 persen tembakannya di Bundesliga musim lalu dari luar kotak penalti. Meski belum seprolifik Haaland, yang mencetak 86 gol dalam 89 laga untuk Dortmund sebelum ke Manchester City, Sesko menawarkan variasi permainan yang lebih luas, termasuk kemampuan drop ke lini tengah untuk membantu build-up play. Perbandingan lain adalah dengan Darwin Nunez, karena keduanya masih “mentah” namun punya potensi besar, meski Sesko lebih klinis dalam duel udara dengan tingkat keberhasilan 57,4 persen musim lalu.

Kenapa Dia Bisa Dibilang Akan Menjadi Teror di Premier League: Benjamin Sesko Akan Menjadi Teror di Premier League

Ada beberapa alasan mengapa Sesko diprediksi akan jadi ancaman besar di Premier League. Pertama, atribut fisiknya luar biasa. Dengan tinggi 1,95 meter dan kecepatan puncak 35,7 km/jam, ia mampu mengungguli bek seperti Gabriel Magalhaes atau William Saliba dalam sprint, sekaligus mendominasi duel udara. Musim lalu, ia memenangkan 70 duel udara di Bundesliga, lebih banyak dari pemain United mana pun di Premier League. Kedua, Sesko punya naluri mencetak gol yang tajam, terbukti dari 39 gol dalam 87 laga untuk Leipzig, meski ia masih perlu meningkatkan konsistensi. Tendangan jarak jauhnya, terutama dengan kaki kanan, sering kali tak terbendung, seperti golnya melawan Young Boys di Liga Champions 2023/24.

Ketiga, adaptasinya dengan taktik Amorim di United sangat menjanjikan. Sesko cocok dengan formasi 3-4-3 yang mengutamakan serangan cepat, didukung oleh kreativitas Bruno Fernandes, yang menciptakan 91 peluang musim lalu, serta umpan silang akurat dari Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Kehadiran Sesko juga menambah dimensi baru pada set-piece United, yang selama tiga musim terakhir menjadi ke futures tim. Meski debutnya melawan Arsenal kurang gemilang—hanya 15 sentuhan dan satu tembakan off-target—ia menunjukkan kerja keras dengan tiga tekel sukses. Dengan jadwal sulit di lima pekan awal, termasuk melawan Manchester City dan Chelsea, Sesko punya kesempatan untuk membuktikan diri. Terakhir, usianya yang masih 22 tahun menawarkan ruang berkembang besar, dan minimnya riwayat cedera menambah daya tahan di liga yang intens.

Kesimpulan: Benjamin Sesko Akan Menjadi Teror di Premier League

Benjamin Sesko, dengan kombinasi fisik, kecepatan, dan insting gol, punya semua syarat untuk menjadi teror di Premier League 2025/26. Meski masih perlu waktu untuk beradaptasi, perbandingannya dengan Haaland dan Zlatan menunjukkan potensi besar yang dimilikinya. Dukungan dari taktik Amorim dan rekan setim seperti Fernandes dan Mbeumo akan membantu Sesko bersinar, terutama dalam duel udara dan serangan balik. Meski debutnya belum memenuhi ekspektasi, kerja keras dan kemampuan teknisnya menjanjikan masa depan cerah. Jika ia mampu menemukan ritme di laga-laga mendatang, seperti melawan Fulham pada 24 Agustus 2025, Sesko bisa jadi kunci kebangkitan Manchester United dan mimpi buruk bagi bek-bek Premier League. Old Trafford mungkin akan seksi menyaksikan lahirnya bintang baru.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment