Michael Carrick Gagal Bawa Middlesbrough ke Premier League

michael-carrick-gagal-bawa-middlesbrough-ke-premier-league

Michael Carrick Gagal Bawa Middlesbrough ke Premier League. Musim 2025/2026 berakhir dengan kekecewaan besar bagi Middlesbrough setelah mereka gagal promosi ke Premier League meskipun sempat berada di posisi tiga besar Championship selama sebagian besar kompetisi; Michael Carrick yang sudah menangani klub sejak Oktober 2022 dan membawa mereka ke babak play-off di tiga musim berturut-turut akhirnya harus mengakui bahwa target kembali ke kasta tertinggi Inggris belum tercapai setelah kekalahan telak 0-3 dari Leeds United di semifinal play-off pada 12 Mei 2026, hasil ini membuat Middlesbrough tersingkir dan tetap berada di divisi kedua untuk musim ke-17 berturut-turut, sebuah catatan yang semakin membebani ekspektasi tinggi terhadap Carrick sebagai mantan pemain Manchester United yang diharapkan bisa mengulang kesuksesan masa lalu di level manajerial, di mana musim ini sebenarnya menjanjikan dengan skuad yang lebih matang tapi akhirnya terhenti di ambang pintu promosi. INFO GAME

Performa Musim yang Naik Turun: Michael Carrick Gagal Bawa Middlesbrough ke Premier League

Middlesbrough memulai musim dengan sangat impresif di bawah arahan Carrick, meraih 11 kemenangan dari 15 pertandingan pertama dan sempat memimpin klasemen Championship pada akhir Oktober 2025; permainan menyerang yang atraktif dengan penguasaan bola tinggi serta pressing terorganisir menjadi ciri khas tim, membuat mereka dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat promosi langsung, namun performa mulai goyah sejak Januari ketika cedera beruntun menimpa pemain kunci seperti gelandang utama dan striker utama, ditambah beberapa kekalahan krusial melawan tim-tim rival seperti Sunderland dan West Bromwich Albion yang membuat Middlesbrough terpeleset ke posisi lima besar, meskipun Carrick berhasil membawa tim finis di urutan keempat dengan 82 poin, catatan ini sebenarnya cukup bagus tapi tidak cukup untuk promosi otomatis, sehingga mereka terpaksa melalui jalur play-off yang penuh tekanan dan akhirnya gagal total di semifinal.

Kekalahan di Play-off dan Analisis Penyebab: Michael Carrick Gagal Bawa Middlesbrough ke Premier League

Semifinal play-off melawan Leeds United menjadi puncak kekecewaan musim ini; Middlesbrough kalah 0-2 di leg pertama di kandang sendiri meskipun mendominasi penguasaan bola, kemudian kalah lagi 0-1 di Elland Road sehingga agregat 0-3 yang cukup menyakitkan, Carrick mengakui setelah laga bahwa timnya kurang klinis di depan gawang dan gagal memanfaatkan beberapa peluang emas di leg pertama yang bisa mengubah arah pertandingan, faktor lain yang sering dibahas adalah ketergantungan berlebih pada beberapa pemain inti tanpa kedalaman skuad yang memadai ketika cedera dan suspensi datang beruntun, meskipun Carrick berhasil mempertahankan gaya permainan yang konsisten dan menarik, kurangnya pengalaman di momen-momen krusial play-off serta mentalitas yang sedikit goyah saat tertinggal membuat Middlesbrough tidak mampu mengulang keberhasilan klub lain seperti Southampton atau Leicester di musim-musim sebelumnya, sehingga kegagalan ini menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Carrick dalam mencapai final play-off.

Masa Depan Carrick dan Ekspektasi Klub

Kegagalan promosi kali ini langsung memunculkan pertanyaan besar tentang masa depan Michael Carrick di Riverside Stadium; meskipun manajemen klub secara resmi menyatakan dukungan penuh dan menganggap progres tim sudah terlihat dari tahun ke tahun, tekanan dari suporter mulai terasa dengan beberapa kelompok fans yang meminta perubahan arah jika musim depan tidak ada trofi atau promosi, Carrick sendiri tetap tenang dan menyatakan bahwa ia percaya diri dengan proyek jangka panjang yang sedang dibangun, terutama dengan investasi pada pemain muda dan penguatan skuad di bursa transfer musim panas, namun situasi ini juga membuka peluang bagi klub-klub Premier League yang sedang mencari manajer baru untuk mendekati Carrick jika ada tawaran menarik, sehingga kegagalan ini bukan akhir dari perjalanannya tapi justru ujian terbesar untuk membuktikan apakah ia mampu membawa Middlesbrough keluar dari Championship atau malah menjadi korban ekspektasi yang terlalu tinggi.

Kesimpulan

Kegagalan Michael Carrick membawa Middlesbrough promosi ke Premier League di musim 2025/2026 menjadi salah satu cerita mengecewakan di Championship meskipun tim menunjukkan kemajuan nyata dalam gaya bermain dan konsistensi; tiga kali gagal di play-off berturut-turut menambah beban berat pada Carrick yang selama ini dianggap sebagai salah satu manajer muda paling menjanjikan di Inggris, kini semua mata tertuju pada musim depan di mana Middlesbrough harus memperkuat skuad secara signifikan dan Carrick perlu menunjukkan kemampuan adaptasi di momen-momen krusial agar tidak kehilangan kepercayaan dari klub maupun suporter, sepak bola Championship memang kejam dan tidak kenal ampun, sehingga kegagalan ini bisa menjadi titik balik positif jika dijadikan pelajaran atau malah menjadi akhir dari era Carrick di Riverside jika hasil tidak kunjung membaik, semoga masa depan membawa keberuntungan yang lebih baik bagi klub bersejarah ini.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment